
Setiap manusia akan menghadapi sebuah masa di mana segala amal perbuatan yang dilakukannya ketika di dunia akan dimintai pertanggungjawaban. Setiap jenis tindakan dari tiap detik gerakan di tiap inci tubuh manusia akan diperhitungkan, dan diberikan balasan sepatutnya.
"Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa, balasan apa yang telah dikerjakannya. Dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan." (QS Az-Zumar: 70)
Tak ada seorang pun yang akan luput dari Hari Kiamat. Siapapun ia, yakin ataupun ingkar terhadap ketentuan Allah ini, segala perbuatannya di dunia tetap akan dipertanggungjawabkan.
"Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?" (QS Al-Qiyamah: 36)
Hari Kiamat layaknya pengadilan. Ketika itu, akan dihadirkan saksi-saksi atas segala tindak tanduk manusia selama di dunia. Di antara sekian banyak saksi adalah anggota tubuh, yang memberikan pengakuan dan kesaksian tentang ke mana saja mereka dibawa dan untuk apa digunakan. "Pada hari (kiamat), lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." (QS An-Nur: 24).
Bumi, sebagai tempat berlangsungnya perilaku manusia selama di dunia, juga akan memberikan kesaksian. Dalam sebuah hadis, diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah membaca sebuah ayat yang artinya "Pada hari itu bumi menceritakan segala beritanya."(QS al-Zalzalah: 4). Lalu beliau berkata kepada para sahabat, "Tahukah kalian apa yang diberitakan bumi." Para sahabat menjawab, "Allah dan engkaulah yang lebih tahu." Rasulullah SAW melanjutkan perkataannya, "Bumi akan menceritakan perbuatan seorang hamba di atas permukaannya secara rinci sampai dijelaskan pula waktu terjadinya." (HR Ahmad)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda, "Jagalah bumi! Sesungguhnya bumi adalah ibu kalian. Dan tidak ada satu orang pun yang luput diberitakannya, ketika dia melakukan perbuatan buruk atau baik." (HR Tirmizi)
Allah SWT telah menempatkan catatan amal di leher setiap manusia. Catatan ini juga akan menjadi saksi terhadap perilaku seseorang selama di dunia. Jika amalnya baik, maka baiklah balasannya. Dan sebaliknya, jika buruk, maka buruk pulalah balasannya. "Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami letakkan catatan amal perbuatan pada lehernya. Dan kami keluarkan baginya sebuah kitab yang dijumpainya terbuka pada Hari Kiamat. Bacalah kitabmu! Cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab padamu." (QS Al-Isra': 13-14)
Berlaku baik selama menjalani kehidupan dunia, baik dalam hubungannya kepada Allah SWT langsung maupun kepada sesama manusia dan lingkungan, adalah suatu kewajiban. Ia akan menjadi jaminan atas baiknya balasan seseorang di akhirat kelak. Wallahu A'lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar